Colorful Umbi, Cemilan Sehat dan Solusi Tepat untuk Menerapkan Pola Makan Sehat dan Seimbang
Dewasa ini, masyarakat modern kurang
memperhatikan pola makan yang sehat dan seimbang. Penelitian di Jepang
memperlihatkan hasil bahwa masayarakatnya kini tertular dengan pola makan Barat
yang banyak mengkonsumsi daging – yang tinggi lemak dan kolesterol. Pola makan
seperti itu disinyalir menjadi penyebab berbagai penyakit degeneratif (seperti
jantung koroner dan diabetes) dan obesitas. Sebagai negara dengan usia harapan
hidup tertinggi di dunia, hal ini tentu meresahkan. Sejak 2007, pemerintah
Jepang berusaha untuk menyelamatkan generasi muda dari pola makan yang tidak
sehat. Pemerintah Jepang menjalankan Shokuiku,
kampanye makan sehat di sekolah.
Di Indonesia sendiri, pola makan
yang sehat dan seimbang belum menjadi perhatian departemen yang berwenang.
Meskipun demikian, ada beberapa sekolah yang mulai membuat program makan sehat.
Akan tetapi, pola makan yang sehat dan seimbang bukan hanya harus diterapkan
pada anak-anak. Orang dewasa seharusnya menjadi sasaran utama. Mengapa? Karena
mereka punya kesibukan yang lebih, dan seringkali karena kesibukan itu mereka
melewatkan waktu makan atau malah terlalu banyak makan (misalnya dengan ngemil
terus-terusan). Lagipula, orang dewasa adalah role model bagi anak-anak. Jika orang tuanya punya pola makan yang
sehat, mereka akan memperhatikan pola makan si anak, dan si anak akan terbiasa
makan sehat. Begitu seterusnya.
Disini ada beberapa alasan mengapa
masyarakat sudah harus memulai pola makan yang sehat dan seimbang,
khususnya dalam hal pemilihan cemilan:
- Seringkali, makanan itu enak tetapi tidak sehat. Banyaknya kandungan lemak jenuh, gula, dan bahan tambahan lain seperti pewarna dan pengawet, perlu diwaspadai. Apalagi bicara soal camilan. Camilan dimakan dalam porsi kecil, membuat orang tidak sadar akan jumlah yang sebenarnya masuk ke tubuh. oleh karena itu, masyarakat harus selektif dalam memilih makanan, terutama camilan.
- Kebanyakan orang menyukai camilan manis karena kandungan gulanya yang tinggi dapat membuat mereka kenyang. Akan tetapi, konsumsi gula harus dijaga karena jika berlebihan dapat memicu diabetes (tipe 2). Diabetes adalah pembunuh no. 4, tetapi diabetes dapat menyebabkan komplikasi penyakit, salah satunya jantung koroner yang merupakan pembunuh no. 1. Jadi, masyarakat harus sadar akan jumlah asupan gula per hari yang dikonsumsi.
- Karbohidrat kompleks diserap perlahan oleh tubuh, sehingga mampu menahan lapar lebih lama. Karbohidrat kompleks terdapat pada biji-bijian seperti beras merah ataupun umbi-umbian seperti ubi, talas, dan labu kuning. Bahan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks mempunyai rasa manis alami sehingga tidak memerlukan banyak gula dalam pengolahannya. Dengan begitu, masyarakat harus bisa mengkombinasikan makanan ataupun cemilannya dengan karbohidrat kompleks.
Dengan segala permasalahan dan alasan-alasan yang telah disebutkan diatas maka The Cupcake House punya solusi yang pas, yaitu dengan cemilan sehat Colorful Umbi. ^____^
Colorful Umbi merupakan cupcake sehat yang bahan dasarnya
umbi-umbian dimana umbi-umbian tersebut mempunyai gizi, serat dan
karbohidrat yang baik bagi tubuh sehingga dapat membantu masyarakat
untuk menerapkan pola makan sehat dan seimbang.
![]() |
| cupcake ubi merah |
![]() |
| cupcake talas ungu |
![]() |
| cupcake labu kuning |
- Selamat Mencoba :D -




Tidak ada komentar:
Posting Komentar